Kegawatdaruratan Nifas Beserta Penanganannya

Oleh : Admin | Pada : Rabu, 14 Juni 2017 | Dibaca : 547 kali

Narasumber menjelaskan pengertian Nifas, yaitu masa nifas adalah periode yang dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat - alat kandungan pulih seperti keadaan sebelum hamil yang lamanya 6 minggu atau 42 hari.

Tanda bahaya nifas yaitu :
- Perdarahan Post Partum  (yang terjadi dalam 24 jam setelah anak lahir). Penanganan: perdarahan yang perlahan dan berlanjut atau perdarahan tiba - tiba merupakan suatu kegawatdaruratan segeralah bawa ibu ke fasilitas kesehatan.
- Lochea yang berbau busuk ( bau dari vagina). Penanganan: jagalah selalu kebersihan vagina anda, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan segeralah periksakan diri anda ke fasilitas kesehatan.
- Sub-Involusi Uterus (pengecilan rahim yang terganggu). Penanganan: segeralah periksakan diri anda ke fasilitas kesehatan.
- Nyeri pada perut dan panggul. Penanganan: lakukan istirahat baring, bila nyeri tidak hilang segeralah periksakan diri anda ke fasilitas kesehatan.
- Pusing dan lemas yang berlebihan. Penanganan: lakukan istirahat baring, makan dengan diet berimbang untuk mendapatkan protein, mineral dan vitamin yang cukup, minum sedikitnya 3 liter setiap hari, meminum tablet Fe selama 40 hari, dan minum kapsul vitamin A (200.000 unit).
- Hipertensi pada nifas. Penanganan: langsung dibawa ke tempat pelayanan kesehatan.
- Suhu tubuh ibu > 38º C. Penanganan: Istirahat baring, kompres dengan air hangat, perbanyak minum, jika ada syok, segera bawa ibu ke fasilitas kesehatan.
- Penyulit dalam menyusui kepada anak. Penanganan: Sesering mungkin menyusukan payudara, kedua payudara disusukan, kompres hangat payudara sebelum disusukan, bantu dengan memijat payudara untuk permulaan menyusui, sanggah payudara, dan bila diperlukan berikan paracetamol 500 mg peroral setiap 4 jam.